abyan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Saturday, November 30, 2013

Tentera Mesir tangkap 183 anggota Ikhwan Muslimin


KEMENTERIAN Dalam Negeri Mesir menyatakan seramai 183 anggota Ikhwanul Muslimin ditangkap pada Jumat  (29/11/2013) karana terlibat dalam demonstrasi haram dan menghalang jalanraya.

Tangkapan paling besar dilakukan di Kaherah di mana 106 demonstran ditangkap. Selain kaherah demonstrasi juga diadakan di Giza, Matrouh, Alexandria, Monufia, Demitta dan Behira, Minya, Sohag dan Bani Seif.

AHRAR AL SHAM LAHIRKAN RATUSAN PEJUANG BARU

Beratus-ratus pemuda telah berjaya lulus dalam latihan ketenteraan yang dikendalikan Brigade Al Sham di Timur Ghouta, Damsyik.

Mereka akan berjuang menentang tentera Bashar Al Assad bagi menghentikan kezaliman syiah ke atas Sunni di Syria.

Mereka akan berjuang dengan brigade Ahrar Al Sham


sebahagian daripada pejuang yang baru tamat latihan

pejuang menunjukkan kebolehan
dalam satu demonstrasi sempena tamat latihan

500 pemuda Turki bantu mujahidin Syria


Ratusan pemuda Muslim Turki telah menyeberang ke perbatasan Suriah untuk berperang di sisi Mujahidin melawan rezim kafir Suriah, menurut sebuah laporan.

Pemerintah Turki yang menentang presiden Bashar al Assad disebut-sebut menutup mata terhadap Mujahidin dan senjata yang melintasi perbatasan panjang ke Suriah dari wilayahnya,.

Laporan Kementerian Dalam Negeri yang dirilis oleh beberapa surat kabar Turki pada Rabu (27/11/2013) mengatakan sekitar 500 warga Turki telah bergabung dengan kelompok Jabhah Nushrah dan Daulah Islam Irak dan Syam (ISIS), lansir Al Arabiya.

“Beberapa telah menerima pelatihan di kamp-kamp Al Qaeda di Afghanistan dan Pakistan,” ujar laporan tersebut seperti dilansir harian Today’s Zaman.

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Organisasi Intelijen Nasional dan kepolisian nasional, belasan pemuda Turki dilaporkan syahid, in syaa Allah saat berperang di sisi Jabhah Nushrah.

Jabhah Nushrah yang terbentuk di tahun 2012, telah dimasukkan ke dalam “kelompok teroris” oleh negara penjajah AS.  Mereka melakukan banyak serangan mematikan terhadap rezim kafir Nushairiyah termasuk serangan bom. (haninmazaya/arrahmah.com)